Pemasangan Spanduk Penolakan Apartemen – Warga Gadingan, Jogjakarta

 

Pemasangan Spanduk Penolakan Apartemen

Warga Dusun Gadingan, Ngaglik, Seman, Jogjakarta

April 2015

 

Pemasangan spanduk ini adalah bentuk usaha penolakan warga Gadingan, Sleman, Jogjakarta terhadap rencana pembangunan apartemen M-Icon di wilayah mereka. Konflik antara warga dan pihak developer apartemen ini sudah berlangsung sejak awal tahun 2015 dan belum menemui titik terang. Pemasangan spanduk-spanduk ini dilakukan di sekitar Jalan Kaliurang Km 11 Jogjakarta, setelah spanduk-spanduk penolakan yang sebelumnya dicopot paksa oleh oknum-oknum tidak dikenal.

“Ini adalah bentuk penolakan kami, Warga Gadingan, terhadap pembangunan apartemen yang saat ini sedang marak di lingkungan kami. Dan selain itu, semenjak Agustus tahun lalu, belum ada pihak developer yang datang menemui warga secara langsung,” ujar Pandu Satria, salah satu warga Gadingan.

Apartemen yang ditolak warga ini rencananya akan menempati lahan seluas 5000 meter persegi. Alasan warga melakukan penolakan ini adalah karena khawatir terhadap dampak pencemaran lingkungan, mengancam bahan baku air, dan perubahan sosial di masyarakat. Sebelumnya, warga sudah melakukan berbagai upaya, salah satunya adalah mediasi ke pihak DPRD, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sleman, dan Bupati Sleman. Sempat terjadi beberapa ulah tak bertanggung jawab dari developer juga, yaitu berupa pemalsuan tanda tangan dan kenyataan bahwa developer belum memegang surat Ijin Pengelolaan Tanah (IPT). Sebelumnya juga terjadi intimidasi berupa pembakaran bangunan belakang rumah warga. Kasus tersebut sudah dilaporkan oleh warga kepada Polsek Ngaglik, Sleman.

– – – –

Video koleksi
Indonesian Visual Art Archive
editor Dwi Rahmanto
www.ivaa-online.org
2015