Indonesian Visual Art Archive (IVAA) lahir pada 2007, berakar dari semangat Yayasan Seni Cemeti sejak 1995. Selama tiga dekade, IVAA konsisten merawat dan mengembangkan arsip seni rupa Indonesia melalui pendekatan kritis dan kreatif sebagai upaya diseminasi pengetahuan yang berupa diskusi, lokakarya, pameran,hingga festival.
Kini, IVAA mengusung identitas baru: Contemporary Art Studies, menegaskan peran sebagai lembaga kajian seni kontemporer yang terbuka, reflektif, dan progresif.
IVAA meluncurkan program SIGI: Hibah Penelitian sebagai upaya bersama untuk menyigi arsip seni kontemporer. Pada periode pertama ini, IVAA membuka
Deskripsi buku: Tricenarian ViaVia: 3 Decades of Taste, Travel and Tales (English)For three decades, ViaVia Jogja has been more than a café or a travelers’ hub, it has been a
IVAA meluncurkan program SIGI: Hibah Penelitian sebagai upaya bersama untuk menyigi arsip seni kontemporer. Pada periode pertama ini, IVAA membuka Panggilan Terbuka dan bekerja sama dengan Kajian Budaya Universitas Sanata