Penulis lepas berlatar belakang manajemen seni, alumni Program Studi Bahasa dan Sastra Prancis Fakultas Ilmu Budaya UGM. Memulai karir manajerial di Yayasan Seni Cemeti/YSC (kemudian beralih nama menjadi Indonesian Visual Art Archive/IVAA). Pernah mengelola penyelenggaraan Festival Kesenian Yogyakarta/FKY (2007-8) serta Biennale Jogja Seri Equator (2011 dan 2013). Pernah menjabat Manajer Operasional di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri/PKKH UGM (2014-2017).
Pada Oktober 2021 mendirikan kolektif iklimku.org—sebuah platform digital yang bergerak di isu perubahan iklim—bersama beberapa pewarta foto profesional Indonesia. Kesibukannya saat ini adalah mengelola Yayasan Visual Bumi Lestari (yang memayungi iklimku.org); anggota Badan Pengurus IVAA; dan konsultan Divisi Komunikasi Yayasan Pengembangan Pelatihan untuk Perubahan Sosial di Tanah Papua (YP3SP). Ia juga menggagas “Trip Agar Kutahu”—sebuah kegiatan yang ditujukan kepada anak dan remaja untuk mengenal ragam profesi non-arus-utama.