Bunyi Sebagai Semangat Bermain

    Di sebuah rumah joglo yang terletak di tengah hijaunya persawahan Desa Pandak, Bantul, terdengar suara gamelan dipukul yang penuh dengan kompleksitas di setiap instrumennya. “Sudah 40 tahun aku nggak megang gamelan,” kata Vincensius Dwimawan atau biasa dipanggil Sius. Sius merupakan anggota Musik Puisi Karawitan Dinazti. Kelompok ini kerap dijuluki sebagai embrio dari grup […]

Merekontruksi Wajah Melalui Ingatan

Hangat. Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan suasana Rumah IVAA siang itu. Selain penyerahan karya Vincensius Dwimawan kepada IVAA untuk dipamerkan di Mini Festival Arsip Ephemera, momen ini juga menjadi reuni kecil-kecilan bagi sebagain anggota Teater Dipowinatan. Sius, panggilan akrab Vincensius Dwimawan, menyerahkan kurang lebih 30 karya lukis rekontruksi wajah peserta Kongres Perempuan pertama […]

Berangkat Pulang: Dialog Sekar dengan Masa lalu

    Suasana sekitar kampung yang mulanya dingin sehabis diguyur hujan, menjadi hangat karena teriknya lampu sorot dan warga yang mulai berduyun-duyun kumpul di sebuah rumah. Mereka saling berbincang tentang kenangan di setiap dindingnya yang lebih tua dari usia para penghuni kampung itu. Adalah Dipowinatan, sebuah kampung di tengah kota Yogyakarta yang padat. Kehidupan warganya […]

Perayaan 25 Tahun Pengetahuan Buku Bibliografi Beranotasi Seni Rupa Kontemporer di Indonesia dari Arsip IVAA

Perayaan 25 Tahun Pengetahuan Buku Bibliografi Beranotasi Seni Rupa Kontemporer di Indonesia dari Arsip IVAA Perayaan sederhana di usia IVAA yg ke 25. Barangkali seperempat abad bukan waktu yg pendek untuk berbagai macam usaha & eksperimen dlm menyusun sistem pengarsipan. Di usia ini, kita mengajak teman-teman sekalian utk merefleksikan praktik-praktik pengarsipan kita, sambil melebarkan kemungkinan […]

Festival Arsip IVAA – EPHEMERA

  Festival Arsip IVAA 16-22 Desember 2020 Menghadirkan pengetahuan dari ruang keseharian warga dalam bentuk pertunjukan, diskusi, workshop dan presentasi arsip. #ephemera #ephemerafestival #25tahunIVAA #sociallyengagedarchiving

Pameran Arsip IVAA di National Gallery Singapore

Pameran berlangsung di National Gallery Singapore, hingga November 2017. Simak juga foto-foto penyelenggaraan pameran melalui tautan ini. Salah satu interpretasi arsip diolah khusus menjadi video animasi dengan teknik speed drawing berikut.   IVAA menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya pada rekan-rekan pekerja seni yang telah turut membuat pameran ini terpajang dengan optimal. Tak lupa ucapan terima kasih […]

Rutinitas Kami Semasa Pandemi

  oleh Edy Suharto Di awal masa pandemi Covid-19, Presiden Jokowi memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat untuk berdiam diri di rumah.  Kami sempat ketakutan dan bingung, begitu cepat penularan virus ini. Semua media sosial memberitakan kasus-kasus yang terjadi di beberapa daerah. Tetapi masih ada juga masyarakat yang tidak percaya dengan penyakit ini dan akhirnya mereka […]

Kunjungan ACICIS ke IVAA 2020

  oleh Ganesha Baja Utama Pada 16 Januari 2020 Indonesian Visual Art Archive (IVAA) menerima tamu dari kawan kawan “The Australian Consortium for ‘In-Country’ Indonesian Studies” (ACICIS). ACICIS adalah konsorsium pendidikan nirlaba nasional inovatif yang didirikan pada 1994 untuk mengatasi hambatan akademik, birokrasi dan imigrasi yang secara signifikan telah menghambat siswa Australia untuk melakukan studi […]

Bincang Singkat Arsip, Seni dan Aktivisme – Bridge Year Program

  oleh Krisnawan Wisnu Adi Sebagai bagian dari program internship-nya di Yogyakarta, Bridge Year Program (BYP) dari Universitas Princeton bersama Where There Be Dragons menggelar sesi belajar yang mengusung beberapa tema: seni dan aktivisme, kepercayaan lokal, gender dan seksualitas, serta kelompok marjinal. Untuk masing-masing tema, mereka mengunjungi beberapa organisasi yang relevan.  Pada Senin siang, 27 […]

Outreach IVAA 2019

  Kami merekam aktivitas IVAA di beberapa acara di lokasi yang beragam selama kurang lebih 6 bulan terakhir, Juni-November 2019. Mulai dari bincang & workshop seputar pengarsipan, pemanfaatan dana perwalian kebudayaan, hingga partisipasi sebagai resource room. Bukan maksud kami untuk menebalkan legitimasi, justru beragam kegiatan ini merupakan sebentuk upaya untuk merawat sekaligus belajar dari jaringan. […]

SHARE MEDIA

Facebook
Email
LinkedIn
X / Twitter
Telegram
WhatsApp