Diskusik – Jalin Jual (Jalan Licin Menuju Global)

Bincang Sore Rumah IVAA, 13 Juni 2016 Diskusik – Jalin Jual (Jalan Licin Menuju Global) Dalam seri Diskusik (Diskusi Asik) kali ini Roemansa Gilda bekerja sama dengan Rumah IVAA menyelenggarakan Bincang Sore dengan tema Pasar Seni (Redefinisi Go International). Diundang dalam diskusi ini dua pembicara yaitu Rully Sabhara (musikus, praktisi musik, berkarya di Zoo, Senyawa, […]

Menelusuri Jejak Pembelaan Praktik Seni Rupa di tengah Krisis Demokrasi

  Menelusuri Jejak Pembelaan Praktik Seni Rupa di tengah Krisis Demokrasi Bagian 1: Otonomi Seni, Milisi, dan Ilusi Harmoni Kehidupan oleh : Pitra Hutomo Catatan ini ditulis menyusul serangan milisi sipil reaksioner ke Survive!garage Sabtu, 2 April 2016 dan IAM Space Senin, 30 Mei 2016. Dalam sistem basis data IVAA, keduanya adalah pelaku kolektif yang […]

Seni dan Intoleransi

Ilustrasi: Terra Bajraghosa Oleh: Lisistrata Lusandiana dan Tiatira Saputri Pada bulan April lalu, acara bertajuk Lady Fast yang diinisiasi oleh Kolektif Betina serta digelar di Survive!garage berakhir pada pembubaran paksa oleh organisasi massa. Tidak lama kemudian, acara pemutaran film Pulau Buru Tanah Air Beta untuk memperingati hari kebebasan pers 3 Mei 2016 di kantor Aliansi Jurnalis […]

Koleksi Baru Perpustakaan IVAA!

  Sorotan Koleksi Perpustakaan Januari-Mei 2016 Cerita Sebuah Ruang, Menghidupi Ekspektasi: Membaca Fotografi Kontemporer Indonesia Melalui Praktik Ruang MES 56 Buku ini merupakan upaya reflektif MES 56 membaca diri dan dibaca orang lain setelah lebih dari 10 tahun berkiprah, dengan mengundang penulis-penulis melihat eksistensi MES 56 dari berbagai sudut pandang, yang lebih luas dari perkara […]

Archive Showcase: Indonesian Performance Art from 1990 to Present

  Perdebatan kami dimulai ketika tiba saatnya mengkelompokkan beberapa dokumen yang IVAA miliki ke dalam kategori performance art (seni rupa pertunjukkan). Dimulai dari pertanyaan apakah ada ‘panggung’ pada performance art? Lalu apa yang membedakan performance art dengan teater yang mencoba melepaskan diri dari mediumnya jika kesadaran akan ‘panggung’ itu juga ada pada performance art? Hal […]

// Kabar IVAA: Desember 2015 – Kegiatan dan Koleksi // Selamat Natal dan Tahun Baru! //

  Arsip Sanggar Bambu (1968) Halo KawanIVAA! Selamat Natal 2015 dan Menyambut Tahun 2016 dengan gemilang! Telah dua bulan berlalu dari terbitan kabar elektronik IVAA yang pertama. Sepanjang masa itu pula, tim dengan koordinator Dwi Rahmanto panen rekaman dari perhelatan seni rupa dua tahunan: Makassar Biennale 2015, Biennale Jogja XIII Equator #3, Biennale Jatim 6, […]

Kabar IVAA // Oktober 2015

Salam, KawanIVAA! Mulai edisi ini, kami akan secara berkala mengirimkan sepilihan kabar kegiatan IVAA. Anda dapat berlangganan dengan memasukkan alamat email di sini, atau meramaikan halaman Facebook dan Twitter IVAA. IVAA makin memantapkan posisinya sebagai salah satu organisasi yang memiliki mandat untuk senantiasa mengembangkan wacana pengarsipan seni budaya di Indonesia. Berkaitan dengan itu, awal September […]

Workshop Pengelolaan Arsip Fisik dan Koleksi Pustaka

oleh Santosa Werdoyo Grogol merupakan sebuah dusun yang berjarak kurang lebih 28 km arah selatan Kota Yogyakarta yang terkenal dengan pariwisata pantai Parangtritis. Selain itu masih ada lagi, yakni gumuk pasir yang tentu saja sebagai salah satu magnet pariwisata di daerah paling selatan di Kabupaten Bantul. Selain pariwisata, Grogol juga menyimpan sejarah perjalanan Jenderal Sudirman […]

Diskusi Panel: Ingatan Bergegas Pulang Hari 1 – Konteks Seni Rupa di Ranah Lainnya

oleh Prima Abadi Sulistyo Diskusi Panel: INGATAN BERGEGAS PULANG sebagai satu rangkaian dalam pameran tunggal Suvi Wahyudianto di Cemeti-Institut untuk Seni dan Masyarakat (15/01/20) dimulai saat siang hari, sekitar pukul 14.00 WIB. Tema pertama dalam diskusi panel ini bertajuk “Konteks Seni Rupa di Ranah lainnya” yang dibuka dengan pidato kunci oleh St. Sunardi. Adapun panel […]

Diskusi Panel: Ingatan Bergegas Pulang Hari 2 – Praktik Seni sebagai Praktik Pemberdayaan Diri dan Masyarakat

oleh Krisnawan Wisnu Adi  Hari kedua diskusi panel pameran tunggal Suvi Wahyudianto kali ini diisi dengan dua diskusi panel dengan tema besar “Praktik Seni sebagai Praktik Pemberdayaan Diri dan Masyarakat”. Sebelumnya, sama seperti di hari pertama, dua diskusi panel tersebut dibuka dengan pidato kunci. Melalui pidatonya, Alia Swastika menyampaikan bahwa apa yang dilakukan Suvi merupakan […]

SHARE MEDIA

Facebook
Email
LinkedIn
X / Twitter
Telegram
WhatsApp