Selat Malaka: Sejarah Perdagangan dan Etnisitas Penulis : Leonard Y. Andaya Penerjemah : Aditya Pratama Editor : Rahmat Edi Sutanto
Selama kurang lebih dua bulan, Agustus hingga September, kegiatan mini residensi Ephemera #2 diisi dengan kenalan dan perbincangan bersama para
Selain mini residensi, masih dalam rangka Ephemera #2, rekan-rekan IVAA juga mengeksplorasi kemungkinan-kemungkinan lain perihal kearsipan (wacana dan praktiknya) dengan
Kartika Solapung, Sidhi Vhisatya, dan Wilda Yanti Salam, tiga pekerja kreatif dalam program Marantau mempresentasikan ide awal proyek mereka di
Apa kabar rekan-rekan? Semoga semua dalam keadaan sehat ketika menerima suguhan newsletter IVAA edisi ketiga 2021 ini. Sekiranya kami boleh
oleh Hardiwan Prayoga Yogya Post 16 Juni 1991 memuat liputan tentang Wiku Pulangsih. Wiku, disebut sebagai bocah ajaib karena di
GERILYA URBAN: STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR KONTEMPORER 2010 Redaktur dan Perancang Grafis : Ardi Yunanto dan Farid Rakun Penulis : Iswanto
Dinamika seni di Yogyakarta tidak hanya diramaikan oleh proyek-proyek seni kontemporer seperti yang biasa kita jumpai di ruang-ruang kolektif, gedung
Alih-alih kesimpulan akhir yang memuaskan, Ephemera #1 justru membuat kami lebih penasaran dan melahirkan serangkaian pertanyaan lanjutan. Seperti apa ragam
Setelah selesai renovasi perpustakaan IVAA bisa kembali diakses oleh teman-teman sekalian. Tentu tetap dalam protokol kesehatan, bagi siapa saja yang
Segenap kawan IVAA yang budiman, edisi newsletter kedua tahun 2021 hadir dengan beberapa informasi penting. Di dalam rubrik Kabar IVAA,
Sejak awal 2021, kami menyadari bahwa cukup banyak dokumentasi yang belum dipublikasikan, khususnya acara diskusi yang digelar baik di Rumah