Oleh: Sukma Smita Bersama beberapa komunitas dan penerbit buku indie, beberapa pekan lalu IVAA berpartisipasi dalam Buku Andalan. Buku Andalan
Oleh: Tiatira Saputri Jumat 9 September 2016 yang lalu di KKF (Kedai Kebun Forum) diadakan bedah buku sebagai bagian dari
Oleh: Dwi Rachmanto Aktivitas mendokumentasi perhelatan seni rupa di Yogyakarta masih terus berjalan. Sejak Juni sampai Oktober 2016 rekaman
Katalog “Seni dan Politik Posisi” Oleh: Sukma & Lisistrata Di tengah meluasnya rezim pergeseran batas yang telah menguatkan ilusi
Oleh: Melisa Angela Kalangan atau publik seni senantiasa diharapkan menjadi pengamat sekaligus penantang gagasan pembuat karya (dan penyelenggara
Terdapat 20 pendaftar Magang IVAA sejak awal tahun ini, dan hingga Oktober ini 16 pemagang telah menyelesaikan program magangnya.
Kompilasi arsip kali ini berupaya menampilkan jejak-jejak pemikiran tertulis yang mempengaruhi praktik seni visual di Indonesia. Inisiatif mengumpulkan tulisan
Oleh: Pitra Hutomo Sebagai orang yang membaca disertasi doktorat Sanento hampir 35 tahun selepas masa studinya di Paris, saya lebih
Sejak Mei 2016 IVAA mengalami perubahan struktur organisasi dan memiliki fungsi baru yakni Kepala Program. Setelah mengadakan lowongan terbuka dan
Pada bulan Juli lalu, Joned Suryatmoko membuka forum diskusi terbatas untuk 12 orang di Umar Kayam, membicarakan undang-undang dengan
Oleh: Lisis Jumat, 5 Agustus 2016, RumahIVAA bekerja sama dengan komunitas Malioboro yang tergabung dalam COMA, menggelar diskusi soal Apeman
Festival Kathok Abang merupakan acara yang dihelat warga di sekitar area pantai Watu Kodok, Kelor Kidul, Kecamatan Tanjung Sari, Wonosari