POSTED

PENGUMUMAN PENERIMA SIGI: HIBAH PENELITIAN PERIODE 1 (DESEMBER 2025 – JUNI 2026)

IVAA meluncurkan program SIGI: Hibah Penelitian sebagai upaya bersama untuk menyigi arsip seni kontemporer. Pada periode pertama ini, IVAA membuka Panggilan Terbuka dan bekerja sama dengan Kajian Budaya Universitas Sanata Dharma.

Pada SIGI: Hibah Penelitian IVAA menerima 23 proposal penelitian dari berbagai kota, mulai dari Sumedang, Yogyakarta, Surabaya, hingga Makassar, dari proses seleksi ini terpilihlah 2 intelektual publik.

Pada SIGI x Kajian Budaya USD terpilih tiga proposal individu—satu dari mahasiswa S3 dan dua dari mahasiswa S2—serta satu kelompok riset dari Pusat Sejarah dan Etika Politik (PUSdEP) yang beranggotakan tujuh peneliti. Mereka akan menjalankan penelitian mulai 1 Desember 2025 dan mempresentasikan hasilnya dalam seminar publik pada akhir Juni 2026.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kajian arsip seni kontemporer, membuka ruang kolaborasi lintas disiplin, serta menghadirkan wacana baru bagi publik seni di Indonesia.

SIGI: Hibah Penelitian

  1. Amos UrsiaYang Muda, yang Berbahaya—Studi Awal Tentang Konsep “Muda” dalam Manifesto, Teks Kuratorial, dan Kritik Seni, 1974-2014
  2. M. Roby SeptiyanDinamika Turba Lekra di Jawa Barat: Jejak Komitmen Sosial dan Eksperimen Kebudayaan Dalam Pergolakan Sosial-Politik

SIGI x Kajian Budaya USD

  1. Enrico Halim (S3)Tatanan Pasca-Tradisional di dalam Biennale Jogja X: Sebuah Refleksivitas atas Tradisi di dalam Masyarakat Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
  2. Aris Setyawan (S2)MUSIK PENUH DAYA HIDUP: NOISE SEBAGAI ESTETIKA PERLAWANAN PADUAN SUARA DIALITA PASCA-GENOSIDA 1965
  3. Costantinus Ponsius Yogie Mofun (S2)BECOMING RAP: EKSPERIMENTASI GERAK MUSIK ANAK MUDA DI KOTA AMBON
  4. Pusat Sejarah dan Etika Politik (PUSdEP)Kisah Hidup Keluarga Mia Bustam: Dokumentasi lived experience anak-anak Mia Bustam

Tim peneliti PUSdEP (S2&S3): Yulianus Febriarko, Brigita Kristria Puspa Basta, Afrian Purnama, Valencia Winata, Vonny Kanisius, Muhammad Ikbar Nur Kholik Cahyono, Fikih Kallamullah.

SHARE MEDIA

Facebook
Email
LinkedIn
X / Twitter
Telegram
WhatsApp