POSTED

M. Roby Septiyan – Dinamika Turba Lekra di Jawa Barat: Jejak Komitmen Sosial dan Eksperimen Kebudayaan dalam Gejolak Sosial-Politik

Bagaimana jejak seni progresif di Jawa Barat bisa hilang dari ingatan kolektif, padahal pernah berpihak pada rakyat?

Melalui riset “Dinamika Turba Lekra di Jawa Barat: Jejak Komitmen Sosial dan Eksperimen Kebudayaan dalam Gejolak Sosial‑Politik”, M. Roby Septiyan menelusuri arsip‑arsip, laporan konferensi, wawancara dengan para penyintas, hingga relief batu karya Tb. Chutbani dan Unu Pandi yang “terasing” di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda.

Kajian ini membuka kembali percakapan tentang prinsip Turun Bawah (Turba), praktik seniman yang turun ke sawah, pabrik, dan jalan untuk menyerap dan menjadi satu dengan denyut kehidupan rakyat, lalu mengolahnya menjadi karya. Turba bukan sekadar slogan, melainkan jejaring sosial yang berakar pada basis ekonomi-politik, diuji oleh dinamika dan kompleksitas zaman.

Riset Roby mengajak kita melihat sejarah dari bawah: dari arsip yang tersisa, dari karya yang nyaris dilupakan, dari reruntuhan yang masih menyimpan keberpihakan.

Ia menantang kita untuk mengimajinasikan kembali, mempertanyakan propaganda, dan menelisik bagaimana praktik Turba Lekra bisa menjadi refleksi bersama atas laku kesenian dan komitmen sosial hari ini.

SHARE MEDIA

Facebook
Email
LinkedIn
X / Twitter
Telegram
WhatsApp