Sekolah yang Lain

Judul : Sekolah Salah Didik Uji Coba 1 Editor : Antariksa, Brigitta Isabella, Fiky Daulay, Gatari Surya Kusuma, Khoril Maqin, Nuraini Juliastuti, Rifki Afwakhoir, dan Zita Laras Penerbit : KUNCI Publication Tahun Terbit : 2019 Tempat Terbit : Yogyakarta Halaman : 223 ISBN : 978-602-19692-4-3 Resensi oleh : Muhammad Ziauddin Rosyad Arroyhan Apa yang terbayangkan […]
Ketika Mereka Berseru “Cina!”

Judul : Cilik-cilik Cina Suk Gedhe Meh Dadi Apa? – Autoetnografi Politik Identitas Penulis : Anne Shakka Penerbit : Sanata Dharma University Press Tahun Terbit : 2019 Tempat Terbit : Yogyakarta Halaman : 138 ISBN : 978-602-5607-92-9 Resensi buku dan diskusi oleh : Gladhys Elliona Syahutari dan Ratri Ade Prima Puspita “Kecil-kecil sudah Cina! Besok besar […]
Kesenian, Karir, dan Cinta Sang Hanoman

Judul : Basoeki Abdullah, Sang Hanoman Keloyongan Penulis : Agus Dermawan T Penerbit : KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) Tahun Terbit : 2015 Tempat Terbit : Jakarta Halaman : 280 hlm; 15 cm x 23 cm ISBN : 978-978-91-0904-0 Resensi oleh : Vicky Ferdian Saputra Sejak bangsa Indonesia merasa memiliki seni lukis, nama Basoeki Abdullah (1915-1993) […]
Menonton ‘Panggung Depan’ dan ‘Panggung Belakang’ Pergelaran Reyog Ponorogo

Judul : Play and Display: Dua Moda Pergelaran Reyog Ponorogo di Jawa Timur Penulis : G.R. Lono Lastoro Simatupang Penerbit : Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa Tahun Terbit : 2019 Tempat Terbit : Yogyakarta Halaman : xvi + 286 ISBN : 978-602-73120-3-6 Resensi oleh : Hardiwan Prayogo Penulis buku ini, G.R Lono […]
Koleksi Komik Akademi Samali

oleh Hardiwan Prayogo Apotik Komik, sebuah kolektif seniman komik yang banyak bergerak di wilayah penciptaan dan peredaran komik independen, serta seni di ruang publik. Salah satu proyeknya adalah ketika terlibat dalam Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) XI tahun 1999. Ketika itu, judul karya kolektif mereka adalah “Sakit Berlanjut” yang berangkat dari pengamatan terhadap situasi sosial […]
Terlibat Langsung Mencipta Arsip

oleh Ahmad Muzakki Perkembangan seni budaya di Yogyakarta sangat dinamis. Yogyakarta banyak melahirkan seniman-seniman baru yang mampu berkontribusi dalam perkembangan seni budaya di Indonesia. Selain dengan banyaknya lembaga pendidikan kondisi ini juga didukung oleh banyaknya ruang alternatif yang berguna bagi para seniman muda untuk berproses dan berkarya. Seorang budayawan bernama Goenawan Mohammad, dalam sebuah […]
Arsip Seni Rupa dan Aktivisme: Catatan dari Kuliah Nuraini Juliastuti

oleh Gladhys Elliona Pertengahan Juli 2019 lalu, di ruang arsip Rumah IVAA, Nuraini Juliastuti (akrab disapa Nuning), seorang peneliti dan akademisi seni, menggelar kuliah kecil yang dihadiri belasan peneliti dan mahasiswa dari Victorian College of the Arts, University of Melbourne, Australia. Nuning menjelaskan soal perkembangan sejarah seni Indonesia kepada peserta. Ia memulai dari menerangkan […]
25 Tahun IVAA: dari Ruang Alternatif hingga Upaya Mencari Demokrasi yang Lain

oleh Lisistrata Lusandiana 25 bukanlah angka yang kecil jika mengingat sebuah perjalanan lembaga dengan jatuh bangunnya untuk bertahan, berupaya mengikuti gerak zaman serta memberikan yang terbaik bagi masyarakat. 25 juga bukan angka yang besar jika mempertimbangkan panjangnya kerja kebudayaan, banyaknya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam rangka menjadi bagian dari proyek bersama konstruksi […]