Tag Archives: #sorotanpustaka

Koleksi Baru Perpustakaan IVAA!

Sorotan Koleksi Perpustakaan Januari-Mei 2016

mes56Cerita Sebuah Ruang, Menghidupi Ekspektasi: Membaca Fotografi Kontemporer Indonesia Melalui Praktik Ruang MES 56

Buku ini merupakan upaya reflektif MES 56 membaca diri dan dibaca orang lain setelah lebih dari 10 tahun berkiprah, dengan mengundang penulis-penulis melihat eksistensi MES 56 dari berbagai sudut pandang, yang lebih luas dari perkara kekaryaan, menempatkan konteks kesejarahan seni dan fotografi.

Buku ini disusun berdasar tiga pokok bahasan, yaitu sejarah fotografi di Indonesia, fotografi dalam konteks seni rupa di Indonesia dan diakhiri oleh upaya reflektif yang bergerak ulang alik melihat sejarah dan pertanyan-pertanyaan mendasar yang muncul dari perjalanan MES 56 sendiri.

Klasifikasi : Buku
Penyunting : Agung Nugroho Widhi
Bahasa  : Indonesia
Penerbit : IndoArtNow
Tahun Terbit : 2016
No. Panggil : 770 Soe C

 

Sesudah AktivismeSesudah Aktivisme, Sepilihan Esai Seni Rupa 1994–2015

Buku ini merupakan kumpulan esai-esai kuratorial yang menampilkan kekayaan berpikir Enin Supriyanto:

  1. Memikirkan kesejarahan (seni rupa) seperti dalam Belajar dari feminisme; Tak Perlu Mencetak dengan Darah; Yang Terus Putus dan Retak; Ibu Seni Rupa Modern Indonesia?; Ihwal Kritik Seni Rupa yang Berwibawa.
  2. Reflektif terhadap ranah seni rupa secara garis besar berikut beserta infrastrukturnya seperti dalam Lorong-lorong Alternatif; Mencari Jejak, Mencari Pijakan, Mencari Ruang; Bulutangkis, Seni Rupa, dan Fisika; Omong-Omong Soal Pembangunan Kesenian; Boom! Belasan Tahun Kemudian.
  3. Menjadi pengamat sekaligus pencatat perkembangan senirupa Indonesia dalam perspektif seorang kurator seperti dalam Seratus Tahun untuk atau Satu atau Dua Wacana; Reformasi, Perubahan dan Peralihan; Bingkai Waktu (Catatan tentang Masa Lalu, Sejarah, dan Seni Rupa Indonesia); Menjadi Kontemporer, Menjadi Global.

Dari sejumlah naskah praktik kekuratorannya bisa dikenali apa saja latar belakang kerja kekuratoran Enin jalankan, dan bagaimana manifestasinya dalam bentuk esai kuratorial.

Klasifikasi : Buku
Penulis : Enin Supriyanto
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Hyphen
Tahun Terbit : 2015
No. Panggil : 701 Sup S

 

obat kuatObat Kuat

Buku ini berisi kumpulan iklan obat kuat selama 100 tahun yang dikumpulkan dan dijadikan bahan penelitian oleh Malcom Smith, serta direproduksi ulang sebagai karya oleh Krack Studio. Proyek berjudul Obat Kuat ini merupakan proyek lanjutan dari Tanah/ Impian (Dream/ Land), yang mengeksplorasi sejarah iklan cetak di Indonesia, dan secara khusus melihat bagaimana iklan mencerminkan dan membangun bayangan-bayangan kultural di Indonesia. Iklan obat kuat sendiri dilihat sebagai cerminan pemahaman masyarakat Yogyakarta mengenai gender, seksualitas, dan hasrat, yang memperlihatkan adanya dominasi konstruksi maskulinitas di Yogyakarta. Bahkan bisa dilihat hingga hari ini bagaimana spanduk berbicara mengenai penolakan terhadap homoseksual dan represi terhadap kelompok-kelompok perempuan.

Klasifikasi : Buku
Penulis : Malcolm Smith
Bahasa : English/ Indonesia
Penerbit : Krack Studio
Tahun Terbit : 2016
No. Panggil : 702 Smi O

 

Between DeclarationsBetween Declarations and Dreams: Art of Southeast Asia Since the 19th Century

Pameran Seni Asia Tenggara yang dilaksanakan oleh Gallery Nasional Singapore ini merangkum pengalaman banyak seniman di wilayahnya, dengan menangkap keberadaan mereka diantara deklarasi dan mimpi, atau personal dan politikal. Pameran ini mencoba melihat konsep dari seni itu sendiri di Asia Tenggara, tentang bagaimana mereka membagi pengalamannya dan terkoneksi satu sama lain di Asia Tenggara. Serta melihat kejadian yang mempengaruhi produksi dan bagaimana seni disambut di Asia Tenggara.

Buku yang disumbangkan oleh Resource Centre of National Gallery Singapore ini diterbitkan tahun 2015 berisi 4 tulisan kuratorial setebal 291 halaman.

Klasifikasi : Buku
Penyunting : Low Sze Wee
Bahasa : English
Penerbit : National Gallery Singapore
Tahun Terbit : 2015
No. Panggil : 701 Wee B Ref

 

perjalanan Seorang KolektorPerjalanan Seorang Kolektor Seni Lukis Modern di Indonesia

Buku yang disumbangkan oleh Hendro Tan untuk Perpustakan IVAA ini menampilkan lebih dari 60 karya koleksi Jusuf Wanandi yang dikumpulkan selama 30 tahun. Koleksi Jusuf Wanandi ini masuk dalam kelompok seni modern dalam batasan yang mengacu pada Barat – mengingat modernisme pada sejarah seni lukis Indonesia sangat berbeda dengan Barat. Selera pribadinya tidak mewakili kekhawatiran banyak orang mengenai ambiguitas seni lukis Indonesia. Melalui katalog ini kita diajak untuk tidak canggung mengapresiasi seni lukis ‘bervisi lama’ tersebut.

Klasifikasi : Buku
Penyunting : Garrett Kam
Bahasa : English/ Indonesia
Penerbit : Centre for Strategic and International Studies and Neka Museum
Tahun Terbit : 1996
No. Panggil : 701 Wan A ref