Pengumuman Kantor: Menakar Kuasa Ingatan

Pertangah Maret lalu, akhirnya terbit buku dari Festival Arsip IVAA berjudul Menakar Kuasa Ingatan: Catatan Kritis Festival Arsip IVAA 2017. Buku ini terbit setelah festival ini selesai Oktober 2017. Untuk memperkaya sudut pandang, kami mengundang sejumlah penulis untuk terlibat dalam buku ini, mereka adalah Alia Swastika, Zuhdi Sang, Erie Setiawan, Elia Nurvista, Brigita Isabella, Taufiq Nur Rachman, Eliesta Handitya, Jonet Suryatmoko, Nisa Ramadani, Barasub, Helly Minarti, Fiky Daulay, M. Margareth Ratih Fernandez, Ikun SK, juga tidak ketinggalan para penyelenggara, mulai dari Direktur Festival Arsip, Tim Artistik, Tim Seminar, dan Tim Edukasi Publik. Buku ini di harapkan menjadi modal untuk melakukan pembacaan kritis terhadap posisi festival, arsip, dan dinamikanya. Sekaligus menjadi bagian dari refleksi atas terselenggaranya festival yang pertama di lakukan IVAA.

Tidak jauh berselang, kami mengungah video dokumentasi Festival Arsip berjudul Pirsa Kuasa Ingatan. Rekaman audio visual tentang momen-momen terbaik, memperihatkan irisan-irisan penting dari pembahasan dan isu yang di kelola oleh festival. Dalam video ini diperlihatkan aktivitas festival dengan ragam arsip yang dihidupkan, melalui bermacam instrumen tanpa membuatnya kehilangan konteks jamannya. Video ini dikerjakan oleh Muhammad Dzulqurnain bersama penanggung jawab dokumentasi Dwi Rahmanto, beserta Tim Konten IVAA.

Artikel ini merupakan rubrik Rubrik Agenda Rumah IVAA  dalam Buletin IVAA Dwi Bulanan edisi Maret-April 2018.