Tangannya Putus Satu: Edit-a-thon Wikipedia Seni dan Perempuan

Sejauh ini halaman Wikipedia Indonesia memiliki 46 entri mengenai profil pelukis dan pematung Indonesia. Hanya tiga entri di antaranya merupakan profil tentang seniman perempuan. Di satu sisi, lanskap informasi dan pengetahuan tentang seni Indonesia yang sudah terkumpul dalam halaman Wikipedia Indonesia memang jauh dari komprehensif dan masih belum dapat diandalkan sebagai sumber pengetahuan yang valid. Di sisi lain, kesenjangan gender dalam entri yang sudah ada saat ini merupakan simptom dalam produksi pengetahuan sejarah seni Indonesia secara umum.

Heidi Arbuckle, yang meneliti sosok seniman Emiria Sunassa (1891-1964), pernah menulis: “Jika kita menyimak betul perjalanan sejarah seni rupa Indonesia, absennya seniman wanita seperti sebuah kesengajaan” (Arbuckle, 2004). Yang dimaksud dengan “kesengajaan” di sini mengandung argumen bahwa bukannya tidak ada cukup banyak perempuan dalam dunia seni di Indonesia. Melainkan, terdapat struktur patriarkis yang seperti dengan sengaja mengabaikan dan menyingkirkan peran perempuan dalam perkembangan seni Indonesia. Mulai dari konsep “Bapak” dalam penciptaan kanon seni modern, politik Ibuisme rezim Orde Baru yang menginfantilisasi praktik seni perempuan sebagai “hobi” semata, sampai pewajaran kekerasan berbasis gender yang berlangsung dalam berbagai level di ruang-ruang seni kontemporer.

Judul Tangannya Putus Satu diambil dari karya IGAK Murni Asih (1966-2006), seniman perempuan Bali yang karya-karyanya mengeksplorasi seksualitas di luar narasi hegemonik tentang feminitas. Dalam konteks kegiatan Wikipedia Edit-a-thon kali ini, Tangannya Putus Satu dijadikan sebagai penanda kepincangan gender, yang kemudian memantik upaya bersama dalam mengerahkan tangan-tangan para Wikipediawan untuk menuliskan lebih banyak entri tentang perempuan dalam seni di Indonesia.

Kegiatan menulis Wikipedia dengan perspektif feminis secara marathon dan bersama-sama, lebih dari sekedar niat untuk menambahkan jumlah entri tentang seniman perempuan Indonesia di Wikipedia. Bersedekap dengan berbagai inisiatif Feminist Wikipedia Edit-a-thon yang digelar di berbagai belahan dunia sepanjang bulan Maret, kegiatan ini diharapkan dapat menghembuskan napas panjang dialog tentang ketidakadilan gender dalam konteks praktik seni di Indonesia, dengan pertama-tama menjadikan Wikipedia sebagai situs bersama dalam mengklaim kembali posisi perempuan dalam sejarah seni.

Kegiatan ini merupakan kerjasama Kunci Cultural Studies Center, Indonesian Visual Art Archive dan Wikimedia Indonesia. Akan dilangsungkan pada:
Jumat, 23 Maret 2018,
Pukul 13.00 – Pk. 17.00
di Indonesian Visual Art Archive, Yogyakarta

Informasi kegiatan:

  • Terbuka untuk umum untuk partisipasi dari berbagai disiplin, namun terbatas untuk 20 orang peserta. Untuk mendaftar klik http://bit.ly/Tangannyaputus1 
  • Tidak dibutuhkan keahlian khusus mengedit halaman Wikipedia untuk mengikuti kegiatan ini. Satu jam pertama akan diisi dengan pelatihan dasar membuat dan mengedit halaman Wikipedia yang difasilitasi oleh tim Wikimedia Indonesia.
  • Peserta harus membawa laptop dan charger sendiri.
  • Perpustakaan IVAA memiliki bahan-bahan berupa dokumen, katalog dan buku yang dapat digunakan sebagai sumber penulisan. Peserta juga dapat membawa bahan-bahan penulisan lain.